Selamat Datang di Blog ERIKJON HALOMOAN SITANGGANG
Showing posts with label Danau Toba. Show all posts
Showing posts with label Danau Toba. Show all posts

Sunday, May 6, 2012

Ini (Wisata) Medan, Bung...

Boy Bakamaro
Ini (Wisata) Medan, Bung... Pohon itu bernama taskus. Berada di Taman Simalem, Kecamatan Merek, Tanah Karo--tiga jam dari Kota Medan. Simalem letaknya persis di sisi barat Danau Toba, yang berarti nyaman dalam bahasa Batak Karo.

Taman Simalem memiliki luas 200 hektare. Tempat ini menawarkan banyak fasilitas dan kenyamanan. Mulai aneka permainan keluarga, area petualangan, hingga penginapan dengan view Danau Toba--danau terbesar kedua di dunia.

Di sana juga ada kebun binatang mini. Beragam hewan unik ada di taman tersebut. Sebagian hidup di dalam di kandang, tapi ada juga yang dibiarkan hidup secara liar.

Namun yang paling favorit bagi pengunjung adalah area outbound. Menantang dan memacu adrenalin. Pengelola juga menyediakan kuda untuk membawa Anda berkeliling taman.

Beragam aktivitas memang bisa dipilih di kawasan tersebut. Selain berpetualang dan naik kuda, pengunjung juga bisa main golf dengan pemandangan Danau Toba. Dijamin sehat dan menyegarkan mata. Sebab, pemain bisa berolahraga sambil menikmati keindahan Danau Toba yang terkenal itu.

Bukan hanya di Tanah Karo, berbagai obyek wisata di Kota Medan juga menarik untuk dikunjungi, termasuk wisata kulinernya. Satu di antaranya adalah Lontong Medan yang bertebaran di setiap sudut kota. Masyarakat setempat biasanya menyantap Lontong Medan saat sarapan.

Ada juga Masjid Raya Al Mashun di Jalan Sisingamangaraja, Medan. Masjid tersebut dibangun antara tahun 1906-1909 oleh Sultan Makmun Ar-Rasyid Perkasa Alamsyah. Selain bersejarah, bentuk masjid juga indah.

Bagi yang suka berekreasi di air, waterpark di pusat kota bisa menjadi alternatif. Anda bisa merasakan berbagai sensasi bermain air di tengah obyek wisata tersebut.

Selepas berenang, tidak ada salahnya bila mencoba wisata kuliner di sebuah restoran di kawasan Kesawan. Di sana ada menu legenda, yakni steak lidah sapi. Menu tersebut diolah dari dapur yang sama persis sejak zaman Belanda tempo dulu.

Anda juga menengok rumah Tjong A Fie, warga keturunan Tionghoa, di Jalan Ahmad Yani, Kesawan. Rumah tersebut dibangun tahun 1900. Konon Tjong A Fie pernah menjadi orang paling kaya se-Medan.

Namun tak lengkap ke Medan bila tak mencicipi durian Pak Singlet di Jalan Iskandar Muda. Dinamakan Pak Singlet karena dia hanya memakai singlet saat berjualan. Konon hal ini dilakukan lantaran dia kegerahan akibat kebanyakan makan durian.

Sedangkan untuk makan malam, ada restoran seafood di Jalan Wajir. Tempat ini selalu diserbu pengunjung, terutama di akhir pekan. Menu yang disajikan cukup beragam sehingga memanjakan pengunjung untuk memilih.

Jadi tunggu apa lagi, jika ada kesempatan, tak ada salahnya Anda mengajak keluarga berkunjung ke Sumatra Utara. Menikmati berbagai obyek wisata di tepi Danau Toba dan Kota Medan.(ULF)

Sumber

Ini (Wisata) Medan, Bung...

Boy Bakamaro
Ini (Wisata) Medan, Bung... Pohon itu bernama taskus. Berada di Taman Simalem, Kecamatan Merek, Tanah Karo--tiga jam dari Kota Medan. Simalem letaknya persis di sisi barat Danau Toba, yang berarti nyaman dalam bahasa Batak Karo.

Taman Simalem memiliki luas 200 hektare. Tempat ini menawarkan banyak fasilitas dan kenyamanan. Mulai aneka permainan keluarga, area petualangan, hingga penginapan dengan view Danau Toba--danau terbesar kedua di dunia.

Di sana juga ada kebun binatang mini. Beragam hewan unik ada di taman tersebut. Sebagian hidup di dalam di kandang, tapi ada juga yang dibiarkan hidup secara liar.

Namun yang paling favorit bagi pengunjung adalah area outbound. Menantang dan memacu adrenalin. Pengelola juga menyediakan kuda untuk membawa Anda berkeliling taman.

Beragam aktivitas memang bisa dipilih di kawasan tersebut. Selain berpetualang dan naik kuda, pengunjung juga bisa main golf dengan pemandangan Danau Toba. Dijamin sehat dan menyegarkan mata. Sebab, pemain bisa berolahraga sambil menikmati keindahan Danau Toba yang terkenal itu.

Bukan hanya di Tanah Karo, berbagai obyek wisata di Kota Medan juga menarik untuk dikunjungi, termasuk wisata kulinernya. Satu di antaranya adalah Lontong Medan yang bertebaran di setiap sudut kota. Masyarakat setempat biasanya menyantap Lontong Medan saat sarapan.

Ada juga Masjid Raya Al Mashun di Jalan Sisingamangaraja, Medan. Masjid tersebut dibangun antara tahun 1906-1909 oleh Sultan Makmun Ar-Rasyid Perkasa Alamsyah. Selain bersejarah, bentuk masjid juga indah.

Bagi yang suka berekreasi di air, waterpark di pusat kota bisa menjadi alternatif. Anda bisa merasakan berbagai sensasi bermain air di tengah obyek wisata tersebut.

Selepas berenang, tidak ada salahnya bila mencoba wisata kuliner di sebuah restoran di kawasan Kesawan. Di sana ada menu legenda, yakni steak lidah sapi. Menu tersebut diolah dari dapur yang sama persis sejak zaman Belanda tempo dulu.

Anda juga menengok rumah Tjong A Fie, warga keturunan Tionghoa, di Jalan Ahmad Yani, Kesawan. Rumah tersebut dibangun tahun 1900. Konon Tjong A Fie pernah menjadi orang paling kaya se-Medan.

Namun tak lengkap ke Medan bila tak mencicipi durian Pak Singlet di Jalan Iskandar Muda. Dinamakan Pak Singlet karena dia hanya memakai singlet saat berjualan. Konon hal ini dilakukan lantaran dia kegerahan akibat kebanyakan makan durian.

Sedangkan untuk makan malam, ada restoran seafood di Jalan Wajir. Tempat ini selalu diserbu pengunjung, terutama di akhir pekan. Menu yang disajikan cukup beragam sehingga memanjakan pengunjung untuk memilih.

Jadi tunggu apa lagi, jika ada kesempatan, tak ada salahnya Anda mengajak keluarga berkunjung ke Sumatra Utara. Menikmati berbagai obyek wisata di tepi Danau Toba dan Kota Medan.(ULF)

Sumber

Saturday, March 31, 2012

PKS akan promosikan Danau Toba



WASPADA ONLINE


















SAMOSIR – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq menyatakan kader partainya akan ikut mempromosikan objek wisata Danau Toba agar danau terbesar di Asia itu semakin ramai dikunjungi wisatawan.

“Insya Allah kami akan ikut mempromosikan objek wisata ini saat kembali ke daerah masing-masing,” kata dia ketika mengunjungi Desa Tomok di Kabupaten Samosir, hari ini.

Luthfi mengunjungi kabupaten yang wilayahnya berupa pulau di tengah-tengah Danau Toba itu bersama ratusan fungsionaris dan kader PKS yang baru selesai mengikuti Musyarawah Kerja Nasional (Mukernas) di Medan, 26-27 Maret 2012.

Dia mengakui Danau Toba dengan panorama alamnya yang indah dan berhawa sejuk layak dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara.

Melalui kegiatan promosi yang lebih gencar dan berkesinambungan, ia mengaku optimistis arus wisatawan yang berkunjung ke objek wisata itu akan semakin bertambah banyak.

Selain keindahan alam dan danau yang luas, menurut dia, Danau Toba juga kaya akan peninggalan benda bersejarah dan budaya Batak yang cukup menarik untuk disaksikan.

Kunjungan Presiden PKS beserta rombongan untuk berwisata ke Danau Toba sempat mendapat sambutan hangat dari warga dan pedagang setempat.

Selama berada di daerah tujuan wisata utama di Sumut itu Luthfi juga sempat berdialog dengan sejumlah pedagang cendera mata. “Bagaimana hasil penjulannya?” kata Luthfi saat berdialog dengan pendagang di sentra penjualan cendera mata di Desa Tomok.

Di desa wisata budaya itu rombongan pengurus PKS juga menyempatkan diri melihat rumah adat tradisional Batak dan bersama beberapa warga setempat menari atau “manortor”. Lokasi lain yang dikunjungi rombongan PKS yaitu Makam Raja Sidabutar dan Museum Batak.

Sumber: Waspada Online
Editor: PRAWIRA SETIABUDI

Friday, March 9, 2012

Wow! Ternyata Danau Toba Punya Pantai Mempesona


detikTravel Community -









Siapa bilang tidak ada pantai di Kabupaten Toba Samosir? Di Toba Samosir, pantai indah bukan di tepi laut, namun justru di tepi Danau Toba. Keindahannya boleh diadu.

Salah satu pantai yang mulai tersohor adalah Pantai Lumban Binanga. Letaknya di Laguboti, tak jauh dari Kota Balige.

Tempat ini sangat cocok untuk rekreasi keluarga, terutama jika dikunjungi pada sore hari. Pesona sunsetnya boleh ditandingi dengan sunset di pantai-pantai ternama, seperti Pantai Kuta di Bali.


Sumber

Pulau Samosir Si Pencuri Hati


detikTravel Community -

Berkunjung ke Danau Toba tak lengkap bila belum mendatangi Pulau Samosir. Pulau yang terletak di tengah danau ini terlihat unik, eksotis, dan memiliki daya magnet yang mampu memikat hati.

Mengunjungi Pulau Samosir adalah sebuah keharusan karena bila tidak liburan ke tanah batak ini terasa hambar. Ada banyak cara untuk menuju pulau ini yang pertama dengan menaiki kapal penumpang yang selalu ada setiap 30 menit atau dengan menaiki kapal ferry bila ingin sekalian berkeliling menaiki mobil pribadi di sana. Akan tetapi, kapal ferry ini hanya melakukan dua kali penyeberangan, yaitu pukul 08.30 WIB dan 12.00 WIB.

Niat awal mengejar kapal ferry pada penyeberangan pukul 08.30 WIB, apa daya karena keasyikan berenang saya pun ketinggalan kapal. Tidak ingin membuang waktu tercetus ide untuk menaiki kapal penumpang saja, nama tempat penyeberangan kapal penumpang ini "Ajibata". Di tempat ini ada banyak kapal yang bisa kita pilih dan pilihan jatuh kepada kapal yang sudah penuh dan segera ingin berangkat.

Kapal ini layaknya seprti kapal wisata dua tingkat dengan kapasitas penumpang mencapai 100 orang bahkan saya dapat melihat beberapa motor juga masuk kedalamnya. Berhubung cuaca masih sangat dingin memilih duduk di tingkat dua sepertinya ide yang bagus. Mengamati dan merasakan alam sekitar yang sejuk, pemandangan yang segar, dan hidup ini memang indah.

Perjalanan menuju Pulau Samosir memakan waktu selama 30 menit dengan biaya Rp5.000,00 per orang. Uniknya saat menaiki kapal ini para wisatawan akan diiringi dengan musik kencang penyemangat perjalanan.

Sesampainya di Pelabuhan Tomok, Pulau Samosir, sambutan hangat dari para penyewa mobil dan angkot menjadi hal pertama yang akan dijumpai saat turun dari kapal. Menyewa mobil beserta supirnya menjadi pilihan yang tepat mengingat ini kali pertama saya ke sini.

Di Pulau Samosir kalian harus pintar menawar karena para ito atau abang menawarkan harga mobil dengan sangat tinggi. Jadi, kalau tak pandai bernego bersiaplah mengeluarkan kocek yang cukup menguras kantong. yang pada akhirnya saya berhasil membuat kesepakatan dengan harga Rp120.000,00 selama 3 jam. Cukup mahal memang tapi yasudahlah yang penting ito mengantarkan saya memutari pulau ini.

Tuktuk menjadi tujuan pertama perjalanan ini. Sebuah desa seni yang memiliki view indah mengarah ke Danau Toba, melewati sawah, dan desa cantik yang menjual benda-benda seni. Pemandangan yang menakjubkan, yang menarik adalah banyak sekali turis asing yang berada di sini, padahal saya yang tercatat sebagai orang Indonesia asli saja baru mengetahui ada tempat secantik ini.

Di desa ini banyak penginapan dan rumah makan yang langsung menghadap ke Danau Toba. Si ito mengantar saya ke sebuah resort bernama Samosir Resort untuk sekadar sarapan pagi. saat memasuki gerbang, resort ini terlihat sederhana tapi cantik. Beratapkan rumah ulos, lengkap dengan kolam renang, arena bilyard juga gazebo kecil, dan tak lupa pemandangan langsung ke arah Danau Toba. Semua rezeki ini membuat saya terbuai smpai-sampai lupa jika kita menyewa mobil hanya 3 jam.

Bila ingin bermalam di sini, wisatawan bisa menyewa kamar dengan harga sekitar Rp350.000,00-Rp500.000,00 per malam. Sayang waktu saya tak cukup panjang kali ini, mungkin lain waktu kita bisa berjumpa lagi.

Selanjutnya, ito mengajak saya kembali memutari Desa Tuktuk. Ito bilang ada beberapa tempat yang harus dijelajahi, seperti melihat Danau Sidihoni dan Aek natonang, air terjun yang bisa dibuat berendam, dan masih banyak tempat wisata lainnya. Ito bercerita dengan penuh semangat.

Akhirnya saya pun memilih untuk berkunjung ke Patung Raja Sidabutar karena tempatnya tidak jauh dari pelabuhan dan bisa ditempuh sambil berjalan kaki. Di dalam area ini terdapat patung-patung yang terbuat dari batu, mulai dari patung rakyat hingga patung raha beserta pengawalnya yang berbentuk gajah.

Tidak jauh dari situ kami melanjutkan perjalanan ke objek wisata lain, yaitu Sigale-gale. Di lokasi ini terdapat empat buah rumah adat khas Batak. Selain berfoto-foto di sinipun para wisatawan disuguhi pertunjukkan patung raja sigale gale yang terbuat dari kayu dan bisa bergerak sesuai irama musik khas batak tentunya. Jika ingin menonton pertunjukan ini dari awal para wisatawan harus membayar Rp80.000,00 per orang, tetapi karena datang di akhir lagu, saya dan teman teman cukup membayar seikhlasnya. Setelah melakukan pertunjukkan para wisatawan dapat mengambil gambar atau berfoto bersama patung tersebut, disitu juga disediakan ulos agar foto terlihat begitu menarik.

Sebenarnya masih banyak lagi objek wisata yang wajib dikunjungi bila berada di Pulau Samosir. Jika ingin meneruskan perjalanan menuju atas, seperti Makam Raja Sidabutar, Museum Batak, dan lain lain. Akan tetapi, mengingat waktu yang sangat singkat sepertinya saya dan teman teman harus mengakhiri perjalanan di pulau cantik ini.

Setelah menonton Sigale-gale saatnya kami membeli sedikit oleh-oleh , di kawasan ini banyak sekali orang berjualan baju khas batak, sekali lagi kalian harus sangat pandai menawar harga barangnya, 60% dari penawaran awal. Puas berbelanja, sambil menunggu kapal datang, kami mencoba sebuah minuman khas Pulau Samosir yang dinamakan badak. Rasanya sama seperti rootbeer tapi menurut jauh lebih enak badak karena hanya dicampur soda sedikit. menyeruput habis badak. Awak kapalpun menyuruh saya untuk segera naik karena kapal sudah menaikkan jangkar.

Ditemani matahari yang sedang bersinar dan iringan lagu khas Batak yang begitu bersemangat, kamipun meninggalkan Pulau Samosir dengan sukacita."Ooo... Plulauu Samosir mauliate, sai pajumpang muse." Sampai jumpa lagi Samosir!


Sumber

Danau Toba, Terindah dan Terbesar di Indonesia


detikTravel Community -

Sepertinya tidak lengkap jika mengunjungi Sumatera Utara, tapi tidak singgah di Danau Toba. Danau terbesar di Indonesia ini menyuguhkan pemandangan yang sangat indah di sekelilingnya.

Danau Toba atau yang dalam bahasa Batak dikenal dengan nama Tao Toba ini merupakan danau terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Tak tanggung-tanggung, danau dengan panjang 100 km dan lebar 30 km ini berada di beberapa kabupaten di Sumatera Utara, yaitu Kabupaten Simalungun, Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Karo, dan Dairi.

Rasa lelah perjalanan mengunjungi danau akan terbayar saat mata sulit untuk terpejam karena keindahan danau yang menakjubkan. Setelah puas menikmati keindahan danau dari satu sisi, yaitu di kawasan Tuk-tuk, perjalanan kami lanjutkan ke Hot Spring. Tak ada bedanya, semua lokasi di sini sangat indah!

Sumber

Danau Toba, Terindah dan Terbesar di Indonesia

detikTravel Community -

Sepertinya tidak lengkap jika mengunjungi Sumatera Utara, tapi tidak singgah di Danau Toba. Danau terbesar di Indonesia ini menyuguhkan pemandangan yang sangat indah di sekelilingnya.

Danau Toba atau yang dalam bahasa Batak dikenal dengan nama Tao Toba ini merupakan danau terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Tak tanggung-tanggung, danau dengan panjang 100 km dan lebar 30 km ini berada di beberapa kabupaten di Sumatera Utara, yaitu Kabupaten Simalungun, Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Karo, dan Dairi.

Rasa lelah perjalanan mengunjungi danau akan terbayar saat mata sulit untuk terpejam karena keindahan danau yang menakjubkan. Setelah puas menikmati keindahan danau dari satu sisi, yaitu di kawasan Tuk-tuk, perjalanan kami lanjutkan ke Hot Spring. Tak ada bedanya, semua lokasi di sini sangat indah!

Sumber

Sunday, February 26, 2012

Naniura Khas Batak

NANIURA (KHAS BATAK BANGET !!!! Pliss deh kalo masih ada yg bantah bukan dari Batak)



BAHAN :
500 gram ikan mas
1 sendok teh air jeruk nipis
1/2 sendok teh garam
1 batang serai, dimemarkan

BUMBU HALUS :
6 butir bawang merah, dibakar
5 buah cabai merah
2 buah cabai rawit
8 butir kemiri sangrai
3 cm kunyit
2 sendok teh ketumbar
2 cm lengkuas
2 sendok teh garam

CARA MEMBUAT :
1. Bersihkan ikan, belah punggungnya lalu tambahkan air jeruk nipis dan garam, diamkan selama 15 menit.
2. Lumuri bumbu halus.
3. Letakkan di pinggan tahan panas lalu kukus sampai matang.
4. Biasanya Nani Ura disajikan mentah, tanpa dikukus

Nih tambah lagi .. cuman ada di TANAH BATAK SPEKTAKULER

Sumber : http://www.silaban.net

Saturday, February 25, 2012

Akan Dibangun kereta Gantung Di Lake Toba


Medan (Suara Komunitas.Net) Tidak berapa lama lagi, di kawasan obyek wisata Danau Toba yang menjadi Ikon Pariwisata Sumatera Utara akan dibangun cable car (kereta gantung).Pembangunan cable car akan siap pada tahun 2012 dan diupayakan sebelum pelaksanaan pesta Danau Toba tahun depan. Demikian disampaikan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Drs.H.Naruddin Dalimunthe, MSP pada Kamis (29/9) di Medan.




Menurutnya, rencana pembangunan sarana wisata cable car sudah disampaikan saat DPRD Sumut Daerah Pemilihan (Dapil 1) Kota Medan berjumlah 20 orang melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di kantor Disbudpar Sumut baru-baru ini.

Pada umumnya, katanya, mereka mendukung sepenuhnya rencana tersebut dan secepatnya akan direalisasikan sehingga pariwisata di Sumut mempunyai warna baru yang diharapkan bisa dinikmati masyarakat Indonesia dan luar negeri yang berkunjung ke Sumut.

Selain kereta gantung, Disbudpar Sumut juga akan melakukan pemugaran situs budaya Candi Portibi. (denisa)

sumber :http://suarakomunitas.net/baca/18041/danau-toba-akan-dibangun-kereta-gantung.html

Tuesday, February 21, 2012

Visit Medan Year 2012 Diprediksi Sukses


KOMPAS/MOHAMMAD HILMI FAIQ Pelancong dari Australia menikmati Danau Toba dengan bermain kano di Tuk Tuk, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Jumat (30/12/2011). Selama liburan Tahun Baru, puluhan ribu pelancong dalam negeri maupun mancanegara mendatangi Pulau Samosir.

MEDAN, KOMPAS.com - Tahun kunjungan wisata Kota Medan atau "Visit Medan Year 2012" diprediksi sukses meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara itu. "Kami optimistis Visit Medan Year 2012 bakal berjalan sukses, diantaranya dari sisi jumlah kunjungan wisatawan mancanegara," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan, Busral Manan di Medan, Rabu (25/1/2012).

Kami optimistis Visit Medan Year 2012 bakal berjalan sukses.
-- Busral Manan

Melalui Visit Medan Year 2012, pihaknya menargetkan total wisman yang bakal berkunjung ke Medan mencapai lebih dari 200 ribu orang. Peningkatan jumlah wisman tersebut dipastikan turut memberi kontribusi nyata bagi kinerja perekonomian Kota Medan.

Untuk menyukseskan Visit Medan Year 2012, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan bersama sejumlah pemangku kepentingan bidang pariwisata setempat telah menyiapkan sejumlah paket acara. "Hingga saat ini sedikitnya sudah ada 19 paket acara khusus yang kami agendakan untuk menyemarakkan Visit Medan Year 2012," ucap Busral.

Paket acara itu, diantaranya Medan MICE Travel Mart 2012. Pertemuan internasional antar para pelaku usaha pariwisata tersebut akan digelar Pemkot Medan bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif sekitar Maret 2012. Acara lainnya adalah fesitival jazz internasional, festival lintas budaya internasional serta parade diskon khusus.

Khusus untuk parade diskon, lanjut Busral, sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pariwisata kini siap memberikan potongan harga khusus kepada setiap wisman.

Selama parade diskon, setiap wisman bisa memilih beragam paket jasa pariwisata dengan harga khusus untuk tarif kamar hotel, tiket maskapai penerbangan, restoran dan beragam jenis barang di sejumlah pusat perbelanjaan modern. "Kami juga senantiasa mendukung program acara menarik lainnya yang diprakarsai oleh kalangan pelaku dunia usaha jasa pariwisata," ujarnya.

Busral mengingatkan sejumlah hotel, restoran dan tempat hiburan di kota berpenduduk sekitar 2,7 juta jiwa itu agar lebih proaktif mengemas paket acara menarik lainnya.

Sumber :
Antara

Visit Medan Year 2012 Diprediksi Sukses


KOMPAS/MOHAMMAD HILMI FAIQ Pelancong dari Australia menikmati Danau Toba dengan bermain kano di Tuk Tuk, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Jumat (30/12/2011). Selama liburan Tahun Baru, puluhan ribu pelancong dalam negeri maupun mancanegara mendatangi Pulau Samosir.

MEDAN, KOMPAS.com - Tahun kunjungan wisata Kota Medan atau "Visit Medan Year 2012" diprediksi sukses meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara itu. "Kami optimistis Visit Medan Year 2012 bakal berjalan sukses, diantaranya dari sisi jumlah kunjungan wisatawan mancanegara," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan, Busral Manan di Medan, Rabu (25/1/2012).

Kami optimistis Visit Medan Year 2012 bakal berjalan sukses.
-- Busral Manan

Melalui Visit Medan Year 2012, pihaknya menargetkan total wisman yang bakal berkunjung ke Medan mencapai lebih dari 200 ribu orang. Peningkatan jumlah wisman tersebut dipastikan turut memberi kontribusi nyata bagi kinerja perekonomian Kota Medan.

Untuk menyukseskan Visit Medan Year 2012, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan bersama sejumlah pemangku kepentingan bidang pariwisata setempat telah menyiapkan sejumlah paket acara. "Hingga saat ini sedikitnya sudah ada 19 paket acara khusus yang kami agendakan untuk menyemarakkan Visit Medan Year 2012," ucap Busral.

Paket acara itu, diantaranya Medan MICE Travel Mart 2012. Pertemuan internasional antar para pelaku usaha pariwisata tersebut akan digelar Pemkot Medan bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif sekitar Maret 2012. Acara lainnya adalah fesitival jazz internasional, festival lintas budaya internasional serta parade diskon khusus.

Khusus untuk parade diskon, lanjut Busral, sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pariwisata kini siap memberikan potongan harga khusus kepada setiap wisman.

Selama parade diskon, setiap wisman bisa memilih beragam paket jasa pariwisata dengan harga khusus untuk tarif kamar hotel, tiket maskapai penerbangan, restoran dan beragam jenis barang di sejumlah pusat perbelanjaan modern. "Kami juga senantiasa mendukung program acara menarik lainnya yang diprakarsai oleh kalangan pelaku dunia usaha jasa pariwisata," ujarnya.

Busral mengingatkan sejumlah hotel, restoran dan tempat hiburan di kota berpenduduk sekitar 2,7 juta jiwa itu agar lebih proaktif mengemas paket acara menarik lainnya.

Sumber :
Antara

Danau Toba - Jhon.Com